Cara Konversi Koordinat SHP dengan QGIS Menjadi Latitude Longitude

Cara Konversi Koordinat SHP dengan QGIS Menjadi Latitude Longitude bisa dilakukan dengan berbagai software pemetaan misalnya ArcMap, ArcView dan QGIS. Tetapi cara paling cepat dan sederhana untuk mengubah proyeksi koordinat file peta SHP menjadi Sistem Koordinat Latitude Longitude (Lintang / Bujur) bisa dilakukan dengan software QGIS. Karena software QGIS bersifat opensource, free dan menu-menu di dalamnnya dibuat lengkap dan mudah digunakan. Berikut ini langkah-langkahnya.

Daftar Isi
1. Apa Itu Sistem Koordinat Proyeksi Peta?
2. Mengecek Sistem Koordinat Projection Reference SHP
3. Konversi SHP dengan QGIS menjadi Latitude Longitude
4. Download QGIS dan Contoh Peta SHP Latitude Longitude

1. Apa Itu Sistem Koordinat Proyeksi Peta?

Sistem Koordinat Proyeksi Peta adalah aturan atau perjanjian bahwa suatu lokasi bumi di peta akan dibuat dan diidentifikasi menjadi sekumpulan angka yang spesifik (unik). Pendek kata adalah bagaimana menyebutkan suatu lokasi di bumi menggunakan suatu angka.
Ada 2 koordinat proyeksi yang popular digunakan, yaitu :
a. Sistem Proyeksi UTM (Universal Transverse Mercator)
Sistem Proyeksi ini membagi bumi menjadi 60 zona, dan menghitung berdasarkan satuan meter. Kelebihan dari sistem ini adalah mudah untuk dibayangkan dan dihitung, tetapi kekurangannya adalah jika suatu area / negara berada di dua atau lebih zona yang berbeda maka akan sulit untuk dibuat petanya.
b. Sistem Koordinat Lintang Bujur (Latitude / Longitude)
Sistem Koordinat ini membagi bumi berdasarkan waktu sehari, dalam jam, menit dan detik. Kelebihan dari sistem ini adalah tidak bergantung pada sistem zona, tetapi lebih rumit perhitungan dan untuk dibayangkan penggunanya.

Beberapa tahun yang lalu, proyeksi peta SHP yang popular adalah sistem proyeksi UTM, tetapi karena akhir-akhir ini terjadi booming smartphone dan penggunaan peta berbasis aplikasi mobile seperti Google Map, Waze, Gojek, Uber, Grab dan sebagainya yang memakai sistem koordinat latitude longitude, maka kepopuleran sistem proyeksi UTM tergantikan oleh sistem koordinat latitude longitude (lintang/bujur).

2. Mengecek Sistem Koordinat Projection Reference SHP

Untuk mengetahui sistem koordinat suatu peta di file SHP sudah sesuai dengan sistem koordinat latitude longitude atau belum, dapat dilakukan dengan cara membuka file peta SHP tersebut di software QGIS.
Caranya buka aplikasi QGIS, klik menu Layer – Add Layer – Vector Layer. Pilih Filter Esri Shapefile (*.shp). Klik Open

Buka File SHP di QGIS untuk Konversi Koordinat Latitude Longitude
Screenshot Buka File SHP di QGIS untuk Konversi Koordinat Latitude Longitude

Kemudian pastikan koordinat sistem yang dipakai oleh layer peta SHP tersebut dengan cara klik menu Layer – Layer Properties :

QGIS SHP Layer Properties Cek Coordinate Reference System Latitude Longitude
Screenshot QGIS SHP Layer Properties Cek Coordinate Reference System Latitude Longitude

Seharusnya jika sistem proyeksi koordinat sudah menggunakan latitude longitude maka akan tampak CRS menggunakan EPSG: 4326 – WSG 84. Jika belum, maka file peta SHP tersebut harus dikonversi sehingga menggunakan projection yang menggunakan koordinat sistem menggunakan latitude dan longitude seperti yang digunakan oleh Google Map.

3. Konversi SHP dengan QGIS menjadi Latitude Longitude

Untuk melakukan konversi SHP dengan QGIS menjadi Latitude Longitude dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi QGIS. Apabila QGIS sudah terbuka maka sebaiknya ditutup dahulu untuk menghindari kerancuan penggunaan sistem koordinat layer-layer peta SHP yang sedang dibuka, kadang bercampur aduk berbagai sistem koordinat dari beberapa layer, maka sebaiknya ditutup saja semua. Buka QGIS dari awal kemudian klik Layer – Add Layer –Vector Layer. Kemudian pilih file peta SHP yang akan dikonversi saja, jangan campur dengan layer-layer lain, klik Open.

Untuk mengkonversi ke projection sistem koordinat latitude longitude, maka klik kanan nama layer kemudian pilih Save As :

Klik Kanan Layer Konversi SHP dengan QGIS menjadi Latitude Longitude Save As CRS Epsg 4326 WSG 84
Screenshot Klik Kanan Layer Konversi SHP dengan QGIS menjadi Latitude Longitude Save As CRS Epsg 4326 WSG 84

Pilih format : ESRI Shapefile, Save As : lokasi file hasil konversi dengan nama menggunakan ekstensi *.shp. CRS : (EPSG: 4326 – WSG 84). Klik OK.
Proses konversi selesai, file peta SHP baru dengan sistem koordinat latitude longitude siap digunakan.

Untuk mengecek apakah layer baru sudah berhasil dikonversi ke sistem koordinal latitude longitude, bisa dilakukan dengan cara menutup QGIS, kemudian buka QGIS dari awal, dan buka layer dengan cara klik Layer – Add Layer –Vector Layer. Kemudian pilih file peta SHP yang sudah dikonversi saja. Seharusnya sistem proyeksi koordinat sudah menggunakan latitude longitude maka pada bagian bawah (status bar) sudah kelihatan menggunakan koordinat lintang bujur. Atau bisa dengan cara sebelumnya yaitu dengan cara klik menu Layer – Layer Properties, seharusnya sudah menggunakan CRS EPSG: 4326 – WSG 84.

4. Download QGIS dan Contoh Peta SHP Latitude Longitude

Software QGIS dapat didownload di website QGIS disini. Untuk mendapatkan contoh peta SHP dengan bentuk layer polygon (shape), polyline (garis) dan point (titik) yang digunakan di tutorial Web GIS yang ada di web ini, silakan menghubungi amijaya.net @gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *